KEJAM...Punya APBD Besar,  DPRD dan Pemprov tak Anggarkan Beasiswa untuk Mahasiswa Riau Tahun 2017 Ini...

KEJAM...Punya APBD Besar,  DPRD dan Pemprov tak Anggarkan Beasiswa untuk Mahasiswa Riau Tahun 2017  Ini...
Ilustrasi calon penerima beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Pemprov Riau.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah dan DPRD Riau benar-benar luar biasa. Dengan alasan tidak disetujui dalam pembahasan pada perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah, mahasiswa se Riau yang jumlahnya ribuan orang tak akan mendapat beasiswa tahun ini. 

Alamatlah tahun ini penyaluran beasiswa kepada beberapa universitas yang ada di Riau tidak jadi diberikan. Harapan mahasiswa menunggu bantuan pendidikan menjelang akhir tahun ini pun pupus sudah.

Diinformasikan, Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau sudah mengajukan anggaran untuk bantuan pendidikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-Perubahan 2017.

Namun, saat melakukan pembahasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan  Banggar DPRD  tidak jadi menganggarkan bantuan pendidikan itu. 

Walaupun dalam draf Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS), anggaran tersebut telah dimasukan. Tapi percuma saja, pertimbangan anggaran dari TAPD dan Banggar maka anggaran untuk bantuan pendidikan itu sudah dibatalkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Kesra Masrul Kasmy, hari ini (12/10), di Pekanbaru . "Kami sudah mengajukan di KUA PPAS, cuma kan yang menentukan TAPD, jadi ya kami mau berbuat apa lagi," katanya.

Cerita Masrul seperti dilaporkan asatunews,  pada usulan APBD Perubahan 2017, data yang diajukan sudah ada penerima melalui masing-masing kampus yang ada di Provinsi Riau. Karena menurut rencananya penyaluran beasiswa dilakukan melalui kampus masing-masing. 

"Sudah lengkap semua datanya dan kampus-kampus juga, cuma kan yang memutuskan adalah TAPD,"jelasnya.

Adapun angka penerima bantuan pendidikan yang rencananya disalurkan Pemprov Riau adalah untuk jenjang pendidikan S1 Rp3,5 juta dan D3 Rp2,5 juta. 

"Ini Bantuan pendidikan namanya dari Pemerintah baik itu yang kurang mampu dan berprestasi untuk mahasiswa Riau, sebelumnya sudah diatur sedemikian,"sebut dia.

Kini Pemprov Riau pasrah, karena semua adalah kebijakan TAP, cerita Masrul, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa.
"Apa yang mau dibuat, tugas kami hanya mengajukan, semua tigasnya TPAD. Tentu ada alasan dan pertimbangan untuk membatalkan kegiatan yang diajukan,"pungkasnya.(R01/asn)

Listrik Indonesia

#Beasiswa

Index

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional